.breadcrumbs{ margin-left:10px; padding: 5px 0; border-bottom: 1px dotted; line-height:1.4em; }
Tampilkan postingan dengan label Asal Usul Bakumpai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asal Usul Bakumpai. Tampilkan semua postingan

Ternyata Bakumpai adalah Dayak

Ternyata Bakumpai adalah Dayak. Sebenarnya, telah ada artikel sebelumnya yang membicarakan tentang Bakumpai adalah Dayak. Hal ini dapat dilihat kembali dalam artikel tentang Silsilah Orang Bakumpai. Namun karena artikel tentang ternyata bakumpai juga dayak, terlebih ditulis oleh Sekretaris Kerukunan Keluarga Bakumpai, yaitu Akhmad Supriadi, maka tidak salahnya artikel ini juga dipublikasikan. Tujuannya tidak lain adalah untuk mendukung artikel-artikel yang telah dipublikasikan atau beberapa artikel tersebut saling bersinergi untuk menyatakan bahwa orang bakumpai adalah juga orang dayak.

Dalam artikel tersebut disebutkan bahwa Merujuk ke berbagai literatur dan cerita lisan orang Bakumpai sendiri, jelaslah Bakumpai termasuk suku Dayak. Tjilik Riwut dalam karyanya Maneser Panatau Tatu Hiang (2003:64-66) menulis bahwa suku Dayak

Silsilah Orang Bakumpai

Suku dan Bahasa

Silsilah Orang Bakumpai. Melanjutkan postingan terdahulu tentang sejarah atau asal usul masyarakat bakumpai, kali ini disajikan pula tulisan tentang silsilah orang bakumpai. Menurut beberapa sumber yang ada dan hampir semua artikel yang membahas silsilah orang bakumpai tampaknya merujuk pada Wikipedia. Oleh karena itu, sumber yang utama digunakan di sini juga adalah sumber Wikipedia tersebut.

Dari silsilah yang ada adalah bahwa suku asal penduduk di Kalimantan Tengah ini disebut sebagai Suku Dayak. Kata Dayak sendiri selain berasal dari bahasa Dayak Kendayan, kata ini juga terdapat dalam bahasa Dayak Kenyah, sehingga dayak juga berasal dari bahasa Dayak Kenyah dan juga Dayak lainnya. Istilah Dayak tersebut berasal dari kata "Daya" yang memiliki dua arti yakni "Daerah Hulu" dan "Kekuatan".

Sejarah atau Asal Usul Masyarakat Bakumpai

Asal Usul Bakumpai

Secara etimologis, Bakumpai adalah julukan bagi suku dayak yang mendiami daerah aliran sungai Barito. Bakumpai berasal dari kata ba (dalam bahasa banjar diartikan memiliki) dan kumpai yang artinya adalah rumput. Dari julukan ini, dapat dipahami bahwa suku ini mendiami wilayah yang memiliki banyak rumput. Menurut legenda, bahwa asal muasal suku Dayak Bakumpai adalah dari suku Dayak Ngaju yang akhirnya berhijrah ke negeri yang sekarang disebut dengan Marabahan (salah satu Kabupaten di Kalimantan Selatan yaitu kabupaten Barito Kuala).

Dari beberapa referensi lainnya yang dipelajari, Suku Bakumpai (dalam bahasa Belanda disebut Becompaijers/Bekoempaiers) atau Dayak Bakumpai adalah subetnis rumpun Dayak Ngaju yang beragama Islam dan tinggal di sepanjang tepian daerah aliran sungai Barito di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah yaitu dari kota Marabahan, Barito Kuala sampai kota Puruk Cahu, Murung Raya. Suku Bakumpai berasal bagian hulu dari bekas Distrik Bakumpai sedangkan di bagian hilirnya adalah pemukiman orang Barangas (Baraki). Sebelah utara (hulu) dari wilayah bekas Distrik Bakumpai adalah wilayah Distrik Mangkatip (Mengkatib) merupakan pemukiman suku Dayak Bara Dia atau Suku Dayak Mangkatip. Suku Bakumpai maupun suku Mangkatip merupakan keturunan suku Dayak Ngaju dari Tanah Dayak.